Bandar Taruhan Bola
Agen Judi Online

Profil Persisam Putra Samarinda ISL 2014

Tim Persisam Putra Samarinda ISL 2014
Berita Bola Indonesia - Inilah Profil Persisam Putra Samarinda ISL 2014! Langkah awal yang diambil Persisam Putra Samarinda pada Indonesia Super League (ISL) 2014 adalah dengan melakukan perubahan nama tim. Ya, pada musim ini mereka hanya akan menggunakan nama Putra Samarinda (Pusam), nama yang pernah mereka pakai sebelumnya.

Di samping itu, Pusam juga tidak melakukan perombakan signifikan pada susunan pemain mereka untuk menghadapi ISL 2014. Menggandeng eks pelatih timnas U-14 dan U-16 Mundari Karya, tim manajemen melakukan transfer yang efektif tanpa mengubah kerangka tim musim lalu.

Dari posisi kiper, Fauzi Toldo dan Usman Pribadi dinilai kurang bisa memberikan rasa aman bagi pertahanan tim dilepas. Sebagai gantinya, manajemen Pusam mendatangkan eks kiper Persiwa Wamena Dwi Kuswanto dan mantan kiper Sriwijaya FC Rivki Mokodompit. Uniknya, di Pusam tidak dikenal kiper pertama dan kedua, itu berarti Rivki dan Dwi bisa dimainkan bergantian sesuai kebutuhan tim. Selain itu, kiper Pusam U-21 Muhammad Ramdani juga dipromosikan ke tim senior pada musim ini.

Pada lini bertahan, kapten sekaligus ikon tim Muhammad Roby masih menjadi palang pintu menakutkan bagi penyerangan tim lawan. Kendati memiliki cedera engkel kambuhan, posisi Roby masih belum tergantikan. Terbukti pada laga pra-musim, saat Roby absen lini pertahanan bak kehilangan komandannya. Dengan dicoretnya Joel Tsimi, praktis hanya Wahyu Kristanto dan  Naser Al Sebai yang bertipe stopper sejati.

Untuk posisi tengah, tim ini memiliki kedalaman yang baik. Kebanyakan pemain yang dipertahankan masih berusia muda di antaranya Bayu Gatra, Aldaier Makatindu, Rahel Radiansyah, dan ditambah satu-satunya pemain asing yang dipertahankan yakni Ebrahim Lovenian. Naser juga bisa difungsikan sebagai gelandang bertahan bila suatu saat diperlukan.

Hadirnya Ilija "Spasogol" Spasojevic di lini depan tim Pesut Mahakam juga akan memacu pemain lokal hasil binaan Pusam U-21 seperti Aldaier, plus Sultan Samma yang hijrah dari Gresik United. Terakhir, Pavel Solomin yang menjadi buah bibir di Samarinda setelah mencetak dua gol di laga uji coba perdananya, diperkirakan bakal kembali menjadi kartu truf bagi di ISL nanti.

Sayang, pada turnamen pra musim Inter Island Cup 2014, Bayu Gatra dan kawan-kawan terlihat tak mampu mengembangkan permainan mereka secara maksimal. Itu juga tidak terlepas dari persiapan mereka yang minim, terutama dalam uji coba.

Sementara itu, pemilik klub Persisam, Harbiansyah Hanafiah, mengungkapkan target timnya. "Lolos empat besar wilayah adalah target realistis bagi kami. Para pemain muda saya harapkan bisa berkembang dan menjadi tumpuan tim ke depan," ucap Harbiansyah, kepada Goal Indonesia.

Hal senada dituturkan Mundari. Dia bahkan menyamakan Bayu Gatra dengan Lionel Messi. "Lihat saja permainan Bayu, bek lawan harus bekerja keras menghentikannya. Pun dengan Rahel (Radiansyah), Loudry, dan Lerby yang berusia muda tapi mampu menjadi pemain kunci di tim," papar Mundari.

Mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu pun juga tidak mau para pemainnya hanya bermain dalam satu posisi. Terlebih, pada era sepakbola modern pemain harus bisa bermain baik dalam dua sampai tiga posisi. "Itu juga memudahkan dalam merotasi pemain, di tengah jadwal ISL yang padat nantinya," pungkasnya.